Asam Urat

asam-uratTiba-tiba saja pada pangkal ibujari kaki kanan nyeri seperti tertusuk, merah dan bengak. Mendadak menjadi pincang sampai kemudian tidak mampu berjalan saking sakitnya. Karena belum pernah mengalami sakit sedemikian, lalu terpikir apa yang menyebabkan demikian? Jatuh juga tidak, terkilir, atau ketiban duwit apalagi. Banyak pasien yang mengeluhkan kejadian serupa sehingga jangan-jangan saya memang mengalami gangguan metabolisme purin alias asam urat. Wow sakitnya jangan ngalamin dah..

Asam Urat sering dialami oleh banyak orang sekarang ini. Bahkan, orang yang masih tergolong muda juga sering ditimpa penyakit ini. Sebenarnya, seperti apa penyakit ini? Apa saja gejala, penyebab, dan solusinya? Serta makanan apa yang menjadi pantangan? Asam urat sendiri adalah merupakan sisa dari metabolisme purin yang berasal dari makanan yang kita makan sehari-hari. Ada sedikit juga yang merupakan hasil dari pemecahan sel-sel darah merah yang rutin terjadi dalam tubuh kita. Setiap orang memiliki asam urat di dalam tubuh, karena pada setiap metabolisme normal dihasilkan asam urat. Sebetulnya, tubuh menyediakan lebih dari separuh senyawa purin untuk kebutuhan setiap hari. Ini berarti bahwa kebutuhan purin dari makanan hanya sedikit saja sebenarnya. Jadi asam urat merupakan hasil metabolisme di dalam tubuh, yang mana pemicu gangguannya adalah makanan dan senyawa lain yang banyak mengandung purin.

Purin adalah zat yang terdapat dalam setiap bahan makanan yang berasal dari tubuh makhluk hidup. Dengan kata lain, dalam tubuh makhluk hidup terdapat zat purin ini, lalu karena kita memakan makhluk hidup tersebut, maka zat purin berpindah ke dalam tubuh kita. Berbagai sayuran dan buah-buahan juga terdapat purin. Namun, purin juga dihasilkan dari hasil perusakan sel-sel tubuh yang terjadi secara normal atau karena penyakit tertentu.

Nah, secara normal sebenarnya kelebihan asam urat akan terbuang bersama urin dan faeces. Bisa jadi karena ginjal tidak sanggup lagi membuangnya maka asam urat akan beredar dalam darah kita. Akibatnya banyak sisa asam urat di dalam darahnya, yang berbentuk butiran dan mengumpul di sekitar sendi sehingga menimbulkan rasa sangat sakit.

Makanan yang biasanya menambah kadar asam urat diyakini sebagai berikut : jeroan, sea food: udang, cumi, kerang, kepiting, ikan teri. Alkohol juga akan menyebabkan pembuangan asam urat lewat urine itu ikut berkurang sehingga asam uratnya tetap bertahan di dalam darah. Faktor risiko lain yang menyebabkan orang terserang penyakit asam urat selain pola makan adalah kegemukan. Nah Lo..

Pada orang gemuk, asam urat biasanya naik sedangkan pengeluarannya sedikit. Maka untuk keamanan, orang biasanya dianjurkan untuk menurunkan berat badan. Karena sistem pembuangannya disaring lewat ginjal, jika kadar asam urat terlalu tinggi dimungkinkan akan mengganggu fungsi ginjal. Ginjal bisa tersumbat sehingga berdampak pada terjadinya batu ginjal. Bahkan lebih jauh bisa berakibat pada gagalnya fungsi ginjal alias gagal ginjal.  Asam urat juga dapat merusak struktur bagian dalam pembuluh darah koroner sehingga dapat menjadikannya sebagai faktor resiko penyakit jantung koroner. Mau? Oleh karena itu siapa saja yang memiliki kadar asam urat yang berlebih harus segera diturunkan untuk mengantisipasi merembetnya ke organ tubuh yang lain.

Selain jeroan, makanan kaya protein dan lemak merupakan sumber purin. Sebenarnya makanan-makanan tersebut juga dibutuhkan oleh tubuh terutama untuk anak kecil dalam masa pertumbuhan. Kolesterol penting bagi pembentukan  vitamin D untuk tulang, bahan pembentuk otak, jaringan saraf, hormon steroid dan pertumbuhan, garam-garaman empedu dan membran sel. Tapi jika memang sudah kebanyakan kadarnya dalam darah ya mestinya harus dikurangi atau dihindari jika bisa.

Waduh,

Setelah nulis posting ini malah jadi teringat akan penyakit sendiri. Kayaknya kemarin dulu memang makan Sop Kaki Kambing Bang Udin depan Panti Rapih. Telap-telep habis banyak. Kegemukan juga iya, lha wong gambar di profil juga kayak aslinya. Wah wah wah..Jangan-jangan ini..

Hal yang juga perlu diperhatikan, jangan bekerja terlalu berat, kontrol makanan yang dikonsumsi, banyak minum air putih, cepat tanggap dan rutin memeriksakan diri ke dokter. Karena sekali menderita, biasanya gangguan asam urat akan terus berlanjut“.

Ash Thoet Pak Dokter..! 😀

Advertisements

7 Responses

  1. Bagus banget!

  2. Makanan yang biasanya menambah kadar asam urat diyakini sebagai berikut : jeroan, sea food: udang, cumi, kerang, kepiting, ikan teri..
    Lha itu semua makanan fovoritku je…
    Terus sebaiknya kita makan apa saja pak dokter ??

  3. @cak genk
    Ya jika kita masih sehat semua makanan kan masih bisa dikonsumsi ya. Namun dalam batas yang terkendali tentunya.

  4. ah bisa aja.. 😀

  5. Mending kuru wae koyo aku, sing penting sehat, paling mung masuk angin.

    (padahal aku le kuru mergo cacingen)

  6. @Simbah
    kekekekekekek…Di SMS ra mbales opo lagi nduduti cacingmu mBah?

  7. Assalamualaikum…nice blog…mau tukaran link gak?? kalau mau, silahkan konfirm ke blog saya…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: